Catatan R O M O P O N G

  • SELAMAT DATANG

    Buat pengunjung, saya ucapkan selamat datang di blog ini. Silakan membaca dan semoga bermanfaat. Terima kasih atas kunjungannya.
  • Meta

  •  

    November 2009
    S S R K J S M
    « Okt    
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    30  
  • Nusantara I (Koes Plus)

    Kuharap kau tidak akan cemburu. Melihat hidupku. Hidupku bebas selalu kawanku. Tiada yang memburu, o..oo..ooo. Di Nusantara yang indah rumahku. Kamu harus tahu. Tanah permata tak kenal kecewa. Di khatulistiwa. Reff: Hutannya lebat seperti rambutku. Gunungnya tinggi seperti hatiku. Lautnya luas seperti jiwaku. Alamnya ramah seperti senyumku.
  • Sumber Daya Manusia

    Karyawan akan jauh lebih reseptif terhadap penghargaan formal -- yaitu program-program perusahaan -- jika mereka percaya bahwa perusahaan benar-benar peduli terhadap mereka yang diwujudkan dalam perilaku sehari-hari.
  • Bertemu dengan manajemen puncak merupakan hal yang sangat penting agar dapat merasakan bagaimana persepsi karyawan tentang perusahaan, dan bagaimana mereka memandang dirinya sendiri. Bila karyawan tahu bahwa para pengambil keputusan dengan mudah dapat ditemui, mereka merasa lebih berharga. Menciptakan suasana dimana semua jajaran mengetahui apa yang kita lakukan adalah sesuatu yang berharga.
  • Kenali (dan ucapkan terima kasih) mereka yang menghargai orang lain. Pastikan menjadikan semua karyawan sebagai pahlawan merupakan prinsip penting dalam departemen anda.
  • Berlangganan

  • Halaman

  • Blog Stats

    • 3,187 hits
  • Arsip

  • Kategori

  • Komentar Terakhir

  • Tulisan Teratas

  • Ucapan-ucapan yang baik

    Apa yang kita pungut dari kehidupan ini adalah yang kita tanam - HILLARD
  • Yang mati bukan saja di dalam kubur, tetapi juga orang hidup dengan semangat terkubur - HUKAMA
  • Berhati-hati adalah anak sulung dari kebijaksanaan - HUGO
  • Barang siapa takut menghadapi kesukaran selamanya tidak akan maju - HORNE
  • Pikirkan dengan masak apa yang hendak anda katakan pada orang lain- HORATIUS

Arsip untuk ‘selingan’ Kategori

Yo Ben (lagu Koes Plus)

Ditulis oleh iponghp di/pada September 12, 2009

Pancen ora ngertekake

Mlarat kabeh podho ngece

Pancen kabeh ora nggenah

Sugih tansah difitenah.

Ben kabeh podho polah

Meri marang uwong bungah

Ben gawe olah olah

Mengko dewekne sing bubrah.

Ben ngece sak geleme

Yo ben ngece sak karepe

Mitenah sak warege

Golek pangan dewe dewe

Wong urip kok merinan

Ora gelem dho kangelan

Isone mung ra seneng marang liyan.

Ditulis dalam selingan | Leave a Comment »

Ayo tertawa ha ha ha ….

Ditulis oleh iponghp di/pada Juli 28, 2009

(diambil dari sebuah sumber dan terinpirasi oleh suara tertawa mbah Surip)

Sains akhirnya berhasil mengejar sesuatu yang telah kita ketahui selama ini, bahwa tertawa itu bagus buat kita semua. Seperti juga yang dikemukakan dalam suatu peribahasa, “ Hati yang ceria adalah obat yang manjur.”

Tawa dapat memperbaiki sirkulasi darah kita, melatih otot-otot perut, memperbaiki frekuensi detak jantung, membuang udara basi dari paru-paru, membantu pencernaan, dan melepaskan ketegangan otot. Setelah tertawa cukup lama, tekanan darah kita turun ke kadar yang lebih sehat. Menurut peneliti tawa William F. Fry, seratus tawa member manfaat yang sama pada jantung seperti mendayung selama sepuluh menit.

Selain itu, para peneliti yang bekerja di bidang baru psikoneuroimunologi, yaitu kajian mengenai dampak status psikologis pada fungsi kekebalan, telah menemukan bahwa tawa memberi dampak yang menguntungkan pada system kekebalan. Sementara emosi-emosi yang membuat stress memicu keluarnya kortisol dan aldosteron, yang dapat mengurangi kekebalan dengan menurunkan jumlah sel-T kita, tawa justru sebaliknya. Ia juga mengaktifkan sel-sel pembunuh virus dan interferon-gamma, menurunkan kadar epinefrin neurotransmitter kita yang terkait stress (adrenalin), menaikkan kadar imunoglobin, dan meningkatkan produksi neuropeptides alamiah yang dapat mengurangi rasa sakit, misalnya endorphin.

Psikolog Peter Derks, dengan menggunakan catatan EEG, telah bekerja keras untuk meningkatkan pemahaman kita akan penopang neurologis tawa. Ketika kita mendengarkan sebuah lelucon, pusat-pusat bahasa di belahan kiri kita mulai menjalankan tugas memroses kata-kata. Dalam hitungan seperseribu detik, wilayah-wilayah emosi di cuping depan mati, yang langsung diikuti oleh wilayah-wilayah belahan kanan yang bertanggungjawab melakukan pendekatan atau menemukan keganjilan untuk memahami suatu lelucon. Dalam hitungan seperseribu detik, ini diikuti dengan partisipasi wilayah pemrosesan indra di area belakang kepala, dan akhirnya gelombang delta membasuh seluruh korteks otak kita ketika kita menangkap lelucon itu dan mulai tertawa. Sebagian orang berspekulasi bahwa potensi humor berasal aktivasi begitu banyak wilayah otak dalam usaha yang luar biasa kompleks dan terpadu ini.

Karena itu, ayo kita tertawa ha ha ha ……..

Ditulis dalam selingan | Leave a Comment »

Ball ….. Gool….

Ditulis oleh iponghp di/pada Juni 25, 2009

This night, I become the queen,
The only one that 22 people are hunting me,
From side to other side,
By kicking, heading or catching,
Yes, I am the ball, and I am the queen.

Gool is the player’s goal,
More gool to other field, more money and proud to be received,
No gool to other, it seems the loser is coming,
Oh don’t keep the gool far away from me,
I like gool, I like gool so much.

I am the ball, I am the queen,
but my team become a loser tonight, oh.

(catatan: Weh di Piala Konf Afsel 2009,  favorit Spanyol kalah juga sama USA, 2-0 lagee)

Ditulis dalam selingan | Leave a Comment »

Transfer Knowledge

Ditulis oleh iponghp di/pada Februari 3, 2009

Para pembaca mungkin pernah membaca atau mendengar cerita rakyat (dari Afrika) mengenai mengapa katak dan ular tidak pernah bisa bermain bersama. Secara ringkas alur cerita itu dimulai dari pertemuan antara anak katak, yang sedang bermain-main di semak-semak, dengan anak ular. Anak katak menemukan suatu benda hidup yang baru pertama kali dilihatnya. Bentuk benda itu panjang dan ramping. Kulitnya berwarna warni seperti layaknya warna pelangi yang pernah dilihatnya. Perkenalan antara kedua anak hewan itupun terjadi.

Layaknya anak-anak, maka bermain-main adalah tugas utama mereka. Anak katak mengajak anak ular bermain melompat-lompat. Karena anak ular tidak bisa, maka anak katak mengajari anak ular tersebut melompat. Begitu juga dengan anak ular. Dia mengajari anak katak bagaimana cara merayap, cara bergerak dengan tubuh atau perutnya. Kedua anak hewan tersebut akhirnya bisa saling menguasai kepandaiannya satu sama lain. Seharian penuh mereka bermain-main, tidak mengenal lelah di dalam semak-semak tersebut.

Ketika pulang ke rumahnya masing-masing, kedua anak hewan tersebut mempertontonkan keahlian barunya kepada ibunya masing-masing. Ibu katak dan ibu ular kaget, darimana anak-anaknya dapat menguasai gerakan-gerakan baru itu. Setelah tahu sumbernya, maka ibu katak memarahi anaknya. Ibu katak memberitahu bahwa keluarga ular adalah keluarga yang jelek. Mereka mempunyai bisa/racun dalam giginya. Si anak katak dilarang bermain kembali dengan anak ular, dan lebih jauh anak katak tidak boleh berlaku seperti anak ular dalam pergerakannya. Begitu juga dengan anak ular. Dia dimarahi oleh ibu ular dan diberitahu bahwa hubungan keluarga ular dengan keluarga katak sudah jelek dari jaman dulu. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam selingan | 1 Komentar »

Reuni lagi :Komunitas Lain

Ditulis oleh iponghp di/pada Januari 27, 2009

Kalau pada bulan Oktober tahun lalu, aku ikut reunian teman-teman kampus, maka menjelang akhir tahun kemarin aku berkesempatan untuk reuni dengan komunitasku (dulu) yang lain. Ini komunitas salah satu olahraga yang selalu membawa nama baik Indonesia di kancah dunia. Ya komunitas bulutangkis, atau tepatnya komunitas pebulutangkis daerah yoja. Agaknya di umur yang mendekati separuh baya ini, keinginan untuk mengenang masa lalu cukup besar. Berusaha mencari teman lama, mengajak reuni sekedar mengingat kejadian masa lalu, saling berkelakar atau bercanda. Seperti tulisanku terdahulu, reuni adalah salah satu usaha untuk “ngumpulke balung kembali”. Lain komunitas, maka lain suasana dan kondisi yang menyertai reuni. Namun tetap ada satu hal yang sama, yaitu keakraban.

Awal mulanya adalah sms dari (bekas) pelatihku, yang memberi tahu akan dilakukan reuni klub bulutangkis (besar) di Jogja. Acara reuni adalah kangen-kangenan, ngobrol dan dilanjutkan dengan main bulutangkis bersama. Untuk itu dijadwalkan acara dimulai pagi hari, jam 10 sampai dengan siang jam 2. Kebetulan akhir tahun aku ambil cuti, jadi pas dengan acara itu. Karena  akan reunian dengan main badminton, maka sudah kusiapkan sepatu dan pakaian olahraga. Hanya raket dan cock saja yang tidak kubawa (nanti pinjem dan minta, he he). Sudah kubayangkan bagaimana suasana reunian itu. Bertemu dengan teman seperjuangan sewaktu membela daerah di kejuaraan nasional, regional, atau bertempur saling mengalahkan di daerah sendiri.

Nostalgi di komunitas bulutangkis ini memang banyak sekali. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam selingan | Leave a Comment »

Klathak, Kluthuk, Klothok, Klithik

Ditulis oleh iponghp di/pada Januari 2, 2009

Judul di atas tidak ada hubungannya dengan pelajaran bahasa, terutama bahasa Jawa. Jadi apabila ada salah dalam penulisan, masih dapat dimaafkan. Asalkan pengucapannya benar sehingga artinya sesuai dengan yang diharapkan. Tulisan ini hanya bercerita tentang sesuatu yang pernah aku alami atau minimal sebatas pengetahuanku saja.

KLATHAK, ini barusan aku rasakan di cuti desember kemarin. Rasanya agak asin tetapi enak. Ya inilah sate klathak, yang kunikmati di Jogjakarta, tepatnya di pasar jejeran. di jalan imogiri Jogjakarta. Sate daging kambing yang tusuknya adalah jeruji besi (sepeda) ini dapat dinikmati malam hari. Dagingnya empuk karena (katanya) kambingnya fresh habis disembelih. Ada sekitar 4 penjual sate klathak di dalam pasar. Yang membuat kagum adalah mereka berjualan sampai daging kambing tersebut habis.  Jadi bisa sampai subuh. Sewaktu kutanyakan ke salah satu penjualnya, lha kalau pembelinya banyak kemudian dagingnya sudah habis sedang malam masih panjang, bagaimana bu? ” Ya harus nyembelih lagi pak. Tinggal calling saja sama yang punya kambing,”jawabnya. Hebat benar.

Menikmati sate klathak Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam selingan | 8 Komentar »

Olahraga

Ditulis oleh iponghp di/pada Desember 27, 2008

Sejak kaki ini bisa diajak berlari, maka olahraga adalah kesukaan saya. Dari sekolah dasar sampai sekarangpun, yang namanya olahraga masih melekat dalam diri (walaupun pasti ada perbedaan intensitasnya). Mungkin benar juga kata pepatah bahwa buah apel jatuhnya tidak jauh dari pohonnya, karena memang bapak-ibu adalah bekas atlet (kelas sekolah atau daerah) di jaman mudanya.

Banyak kenangan manis ataupun pahit selama menjalani olahraga. Yang termasuk manis adalah sewaktu dapat meraih salah satu juara di kejuaraan nasional (walaupun di kelas yunior). Juga dapat melihat beberapa daerah di nusantara ini dengan gratis. Yang tidak kalah manis juga adalah berkenalan dengan sesama atlet sedaerah atau dari daerah lain, tentunya yang lain jenis. Lha kalau kenangan pahit juga banyak, seperti kekalahan yang didapatkan akibat masih adanya demam panggung sewaktu bermain, dimarahin sama panitia karena memakai kaos yang tidak sesuai, dan masih banyak lagi.

Bagiku, olahraga adalah salah satu aktifitas yang berperan membentuk kepribadian, Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam selingan | Leave a Comment »

Jogjakarta

Ditulis oleh iponghp di/pada Desember 26, 2008

Bait lagu Jogjakarta (KLA) sempat kusenandungkan dalam hati, ” Pulang ke kotamu, ada setangkup haru dalam rindu. Masih seperti dulu, tiap sudut menyapaku bersahabat, penuh ……….”, begitu kaki ini menginjak landasan Adisutjipto, beberapa hari yang lampau. Cuaca sore saat itu cerah, tidak seperti biasanya bila aku harus bertandang ke kota kelahiran ini. Jujur saja, pendaratan di kota gudeg ini memang membuat hatiku berdetak lebih kencang disertai rasa was-was yang lebih, dibandingkan pendaratan di bandara kota besar lain (ini hampir sama perasaannya dengan pendaratan di kotaku sekarang, sekelas bandara perintis. He he wajar ya). Entah kenapa, setiap kali setelah turun pesawat, aku senang sekali menghirup udara di sekitar Lanud ini. Ada rasa, hawa dan suasana yang berbeda. Memandang sekeliling, merasakan beberapa tahun yang lampau sering melewati bandara ini, menyeberang ke gedung olahraga AU, sekedar berlatih bersama taruna-taruna AU. Ah, kota kelahiran memang tidak bisa terlupakan, apalagi nostalgi yang ada. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam selingan | Leave a Comment »

Tangkap Leluconnya

Ditulis oleh iponghp di/pada Desember 26, 2008

( Saduran : Bacalah cerita di bawah ini dan ambillah bagian yang dianggap paling lucu. Tidak ada jawaban yang benar. Namun, tidak adanya kemampuan untuk mendeteksi humor sering terkait dengan belahan kanan otak, tempat komponen-komponen puisi dan musik juga menyatu).

Seorang politikus yang berkampanye agar dipilih kembali berusaha untuk berpidato di sebuah fasilitas pensiunan untuk mendapatkan suara. Ketika berdiri untuk memulai pidatonya, bertanya kepada hadirin, ” Apakah anda sekalian tahu siapa saya?”.

Setelah sunyi sebentar, terdengar suara tua yang gemetar dari tempat duduk hadirin:

1. ” Tidak, kami toh tidak akan ingat lagi nanti”.

2. ” Ya, itulah sebabnya mengapa kami yang datang ke sini duduk di dekat pintu”.

3. ” Tidak, tetapi jika kau pergi ke meja resepsionis, mereka akan memberi tahu”.

Ditulis dalam selingan | Leave a Comment »

Memancing

Ditulis oleh iponghp di/pada Desember 8, 2008

Salah satu hobby yang sering aku lakukan sekarang adalah memancing. Yup, bukan memancing keributan, tetapi memancing ikan beneran. Bukan di laut, karena masih belum pede untuk memancing dengan disertai gelombang laut, namun aku lakukan di kolam-kolam pemancingan yang banyak tersebar di kotaku.

Sewaktu awal hijrah dari kota gudeg ke kota (apa ya) ini, aku juga sudah belajar untuk memancing. Bersama dengan teman-teman (kenalan baru), mencoba melemparkan umpan di kail ke tengah kolam. Kelihatannya mudah, tetapi ternyata perlu waktu untuk bisa melempar dengan baik. Setelah melempar, ternyata ujian masih ada. Menunggu umpan dimakan ikan, bukanlah pekerjaan yang (waktu itu) mudah dilakukan. Rasanya capek dan putus harapan, melihat pelampung tidak goyang-goyang, alias tidak disentuh sama sekali sama ikan. Lama-lama, sewaktu pelampung goyang , ada gerakan tarikan ke bawah, tarikanku ternyata mendapatkan kail yang kosong. Ikan ternyata tidak tersangkut di kail. Begitu terus, berulang-ulang. Lama-lama kesabaran jadi habis juga. Terpikir kok banyak orang mau-maunya memancing. Pekerjaan gak jelas, habiskan waktu saja, hasil tidak ada.

Seiiring dengan berjalannya waktu, kesempatan melakukan kegiatan memancing cukup Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam selingan | Leave a Comment »