Catatan R O M O P O N G

  • SELAMAT DATANG

    Buat pengunjung, saya ucapkan selamat datang di blog ini. Silakan membaca dan semoga bermanfaat. Terima kasih atas kunjungannya.
  • Meta

  •  

    November 2009
    S S R K J S M
    « Okt    
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    30  
  • Nusantara I (Koes Plus)

    Kuharap kau tidak akan cemburu. Melihat hidupku. Hidupku bebas selalu kawanku. Tiada yang memburu, o..oo..ooo. Di Nusantara yang indah rumahku. Kamu harus tahu. Tanah permata tak kenal kecewa. Di khatulistiwa. Reff: Hutannya lebat seperti rambutku. Gunungnya tinggi seperti hatiku. Lautnya luas seperti jiwaku. Alamnya ramah seperti senyumku.
  • Sumber Daya Manusia

    Karyawan akan jauh lebih reseptif terhadap penghargaan formal -- yaitu program-program perusahaan -- jika mereka percaya bahwa perusahaan benar-benar peduli terhadap mereka yang diwujudkan dalam perilaku sehari-hari.
  • Bertemu dengan manajemen puncak merupakan hal yang sangat penting agar dapat merasakan bagaimana persepsi karyawan tentang perusahaan, dan bagaimana mereka memandang dirinya sendiri. Bila karyawan tahu bahwa para pengambil keputusan dengan mudah dapat ditemui, mereka merasa lebih berharga. Menciptakan suasana dimana semua jajaran mengetahui apa yang kita lakukan adalah sesuatu yang berharga.
  • Kenali (dan ucapkan terima kasih) mereka yang menghargai orang lain. Pastikan menjadikan semua karyawan sebagai pahlawan merupakan prinsip penting dalam departemen anda.
  • Berlangganan

  • Halaman

  • Blog Stats

    • 3,187 hits
  • Arsip

  • Kategori

  • Komentar Terakhir

  • Tulisan Teratas

  • Ucapan-ucapan yang baik

    Apa yang kita pungut dari kehidupan ini adalah yang kita tanam - HILLARD
  • Yang mati bukan saja di dalam kubur, tetapi juga orang hidup dengan semangat terkubur - HUKAMA
  • Berhati-hati adalah anak sulung dari kebijaksanaan - HUGO
  • Barang siapa takut menghadapi kesukaran selamanya tidak akan maju - HORNE
  • Pikirkan dengan masak apa yang hendak anda katakan pada orang lain- HORATIUS

Arsip untuk ‘Permainan’ Kategori

Asah Otak (7)

Ditulis oleh iponghp di/pada Juli 4, 2009

Bagian 1

CEO sebuah perusahaan tertentu dihadapkan pada suatu masalah yang sudah sering muncul, yaitu pengurangan pegawai.

“Kita harus memotong daftar gaji hingga separuh,” dia menjelaskan kepada asistennya, “Tapi, bagaimana aku bisa memastikan bahwa orang-orang yang dipecat tidak akan kembali dengan senjata di tangan? Ada banyak kejadian semacam itu, kamu tahu.”

“Tidak masalah,” sahut asistennya, yang lebih tahu tentang logika maupun psikologi manusia. “Jangan memecat siapapun. Biarkan mereka mengundurkan diri sendiri. Dengan cara itu, mereka tidak bisa menyalahkan anda. Biar saya yang menangani ini.”

Asisten itu memanggil setiap pegawai ke kantornya, satu demi satu. Ketika setiap pegawai masuk, asisten tersebut menjelaskan bahwa di atas mejanya ada dua buah amplop. Yang satu berisi surat pemberhentian, sementara yang satu lagi berisi perpanjangan kontrak.

“Yang harus kaulakukan,” katanya kepada setiap pegawai sambil mengedipkan matanya, ‘adalah mengambil amplop yang tepat.”

“Bagaimana saya tahu amplop mana yang harus diambil?” pegawai itu bertanya.

“Sederhana. Baca saja apa yang tertulis pada amplop.” Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Permainan | Leave a Comment »

Asah Otak (6)

Ditulis oleh iponghp di/pada Januari 10, 2009

Suatu Paradoks Geometri

Denboi kancil punya teka-teki kata-kata yang diyakininya pasti akan membuat bingung otak yang paling cerdas sekalipun. Dia memutuskan untuk mengunjungi temannya Panse, seekor siamang yang menjalani masa keemasannya di kebun binatang Gembira Loka. Panse sebelumnya dikenal karena kemahirannya sebagai kalkulator mental, tetapi Denboi curiga bahwa lingkungan kebun binatang yang tidak mendukung mungkin telah menjadikan Panse kehilangan sebagian dari ketajamannya. Denboi berdiri di depan kandang Panse, melemparkan apel ke udara dan menangkapnya.

“Perhatikan apel ini, Panse”

“Sudah Denboi, dan tampaknya itu apel yang lezat. Boleh aku makan?”

“Jangan dulu. Pertama-tama, kamu harus menjawab sebuah pertanyaan.” Denboi menarik segumpal benang dari tasnya, dan merentangnya sehingga cukup untuk mengikat buah apel tersebut. “Jika kamu melingkarinya dengan benang, kamu membutuhkan 25 sentimeter benang sehingga bisa terlingkari dengan rapat.”

“Itu berarti keliling apel, jadi 25 sentimeter. Boleh aku memakannya sekarang?”

“Betul,” kata Denboi. ‘Tapi belum, jangan dulu. Sekarang, jika aku tambahkan satu meter pada benang 25 sentimeter itu – seperti ini – kamu dapat melihat bahwa ada jarak cukup jauh antara apel dan benang. Bayangkan ini membentuk sebuah lingkaran di sekeliling apel.” Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Permainan | Leave a Comment »

Asah Otak (5)

Ditulis oleh iponghp di/pada Desember 26, 2008

Seorang anak perempuan bersama abangnya sedang berburu telur Paskah. Si Abang berkata kepada adiknya, ” Beri aku tujuh telur punyamu dan aku akan punya dua kali jumlah telur yang kamu punya”.

Mendengar itu, si Adik menjawab, ” Tidak adil!. Beri aku tujuh telur punyamu dan kita akan punya jumlah telur yang sama”.

Berapa banyak telur yang dimiliki tiap-tiap anak?

Ditulis dalam Permainan | 2 Komentar »

Asah Otak (4)

Ditulis oleh iponghp di/pada November 22, 2008

Sir Rodney Koala sedang menyusun kembali buku-bukunya pada rak buku ketika dia mendapati seekor ngengat bertengger di atas dua jilid buku War and Peace miliknya.

“Kamu tidak bermaksud menikmati Tolstoy yang kusayangi sebagai makan siangmu, bukan”.

“Tolstoy, schmolstoy,” sahut ngengat dengan seringai mengejek, “semuanya sama bagiku. Yang kutahu hanyalah,” lanjutnya, sambil menilai-nilai novel tersebut dengan mata yang lapar, “jika semua pengarangmu punya masalah seperti dia, yaitu tidak tahu kapan menutup mulutnya, aku akan menjadikannya makan siangku-istriku dan anak-anakku juga.”

Sir Rodney, tipe yang lebih suka menggunakan kekuatan otak daripada otot, memutuskan untuk berunding. Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Permainan | Leave a Comment »

Asah Otak (3)

Ditulis oleh iponghp di/pada September 18, 2008

Dilema Anders

Anders Anderson berangkat ke sebuah tempat di Alaska yang membutuhkan waktu enam hari berjalan dari Shungnak melintasi hamparan salju dan es yang sepi. Satu orang hanya dapat membawa cukup makanan dan air untuk persediaan empat hari. Jadi, satu orang tidak bisa pergi sendiri sebab persediaannya sudah akan habis sebelum dia sampai ke tempat tujuannya. Berapa banyak orang yang dibutuhkan untuk membawa persediaan itu sehingga Anders jelas dapat mencapai tempat yang ditujunya dan asisten-asistennya bisa kembali ke Shungnak?

Ditulis dalam Permainan | 2 Komentar »

Asah Otak (2)

Ditulis oleh iponghp di/pada September 2, 2008

Sebuah dilema keluarga

Toni telah mengundang ibu dan ibu mertuanya untuk bertemu di rumahnya, supaya dia dan istrinya dapat mengajak mereka makan malam di sebuah restoran di dekat kampus. Karena hanya punya satu mobil, Toni harus mengajak mereka semua bermobil menuju restoran itu. Tetapi timbul beberapa masalah. Mobilnya adalah mobil kecil, berkap terbuka dengan hanya dua tempat duduk, jadi dia hanya dapat membawa satu penumpang sekali jalan. Tambahan lagi, ibu mertuanya tidak terlalu cocok dengan ibunya, sementara hubungan istrinya dengan ibunya agak tegang, jadi dia tidak mungkin meninggalkan ibunya berduaan dengan istrinya atau ibu mertuanya, baik di rumah maupun di restoran. Bagaimana dia dapat mengantar mereka ke restoran tanpa meninggalkan dua orang yang tidak saling menyukai itu berduaan? (Dia juga tidak bisa meninggalkan salah satunya di lokasi ketiga).

Ditulis dalam Permainan | Leave a Comment »

Asah Otak (1)

Ditulis oleh iponghp di/pada Agustus 24, 2008

Berikut ada satu permainan untuk asah otak (saya masukkan dalam kategori permainan). Saya ambil dari berbagai sumber.

Sebuah kasus identitas yang kacau

Bagian 1: Di salah satu daerah (antah berantah), seseorang telah melakukan serangkaian pembunuhan yang mengerikan. Penjahatnya telah diidentifikasi dan ditahan, dengan beberapa rintangan. Pertama, pembunuh dikenali oleh seorang saksi mata, tetapi yang dikenali itu ternyata punya saudara kembar identik.Kedua-duanya disekap dalam penjara, tapi tak seorangpun tahu mana di antara mereka yang merupakan pembunuhnya sebenarnya. Dalam hukum daerah tersebut, jika bukti tidak menunjuk secara jelas kepada salah satu seorang yang telah melakukan pembunuhan, keduanya harus dibebaskan. Juga dalam hukum tersebut, penuntut hanya boleh menanyakan kepada tersangka masing-masing satu pertanyaan dengan jawaban ya/tidak untuk memastikan apakah dia bersalah atau tidak bersalah. Meski begitu, masih ada rintangan lain: salah satu kembaran itu seorang pembohong patologis, sedangkan yang satunya lagi hanya mengatakan kebenaran, tetapi tidak ada yang tahu apakah pembunuh itu pembohong atau orang yang jujur.

Penuntut pertama berpikir bahwa dia telah mendapatkan pertanyaan yang harus diajukannya kepada tiap-tiap pria tersebut, yaitu : “Apakah saudaramu melakukan pembunuhan?”. Apakah pertanyaan ini akan membawanya kepada pembunuh yang sebenarnya?.

Bagian 2: Berkenaan dengan pertanyaan itu, Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Permainan | 2 Komentar »