Catatan R O M O P O N G

  • SELAMAT DATANG

    Buat pengunjung, saya ucapkan selamat datang di blog ini. Silakan membaca dan semoga bermanfaat. Terima kasih atas kunjungannya.
  • Meta

  •  

    Oktober 2011
    S S R K J S M
    « Sep   Feb »
     12
    3456789
    10111213141516
    17181920212223
    24252627282930
    31  
  • Nusantara I (Koes Plus)

    Kuharap kau tidak akan cemburu. Melihat hidupku. Hidupku bebas selalu kawanku. Tiada yang memburu, o..oo..ooo. Di Nusantara yang indah rumahku. Kamu harus tahu. Tanah permata tak kenal kecewa. Di khatulistiwa. Reff: Hutannya lebat seperti rambutku. Gunungnya tinggi seperti hatiku. Lautnya luas seperti jiwaku. Alamnya ramah seperti senyumku.
  • Sumber Daya Manusia

    Karyawan akan jauh lebih reseptif terhadap penghargaan formal -- yaitu program-program perusahaan -- jika mereka percaya bahwa perusahaan benar-benar peduli terhadap mereka yang diwujudkan dalam perilaku sehari-hari.
  • Bertemu dengan manajemen puncak merupakan hal yang sangat penting agar dapat merasakan bagaimana persepsi karyawan tentang perusahaan, dan bagaimana mereka memandang dirinya sendiri. Bila karyawan tahu bahwa para pengambil keputusan dengan mudah dapat ditemui, mereka merasa lebih berharga. Menciptakan suasana dimana semua jajaran mengetahui apa yang kita lakukan adalah sesuatu yang berharga.
  • Kenali (dan ucapkan terima kasih) mereka yang menghargai orang lain. Pastikan menjadikan semua karyawan sebagai pahlawan merupakan prinsip penting dalam departemen anda.
  • Berlangganan

Mak … pak……nasi….nasi…….

Posted by distafana pada Oktober 21, 2011

Malampun belum larut banget,
Ketika mobil ini meluncur perlahan,
Menyusuri jalan di pinggir metropolitan,
Menerobos silauan lampu motor,
Yang berseliweran tak menentu,
Menepiskan dinginnya malam,
Dari pendingin udara yang berdesis.

Mata telanjang inipun bekerja,
Mencari sosok-sosok yang telah terpatri,
Menentukan insan yang cocok,
Untuk sekedar berbagi kenyamanan,
Untuk bersama menanggung nasib baik,
Menata kedamaian dalam fisik,
Dilengkapi dengan mata hati yang murni.

Ketika kelokan jalan itu terlampaui,
Menjelang lampu tiga warna,
Yang setia bekerja bergantian,
Maka delta beton itupun jadi labuhannya.

Sekelebat jendela dibuka,
Memanggil bocah kecil kumuh,
Yang sedang menunggu hati yang budi,
Sejak sang surya masih gagah menantang.

Saat bungkusan itu terjulur,
Serentak suara polos dan bahagia itu muncul,
Memanggil bapak ibunya di kejauhan,
Mak… Pak… Nasi ….nasi…..
Hmmm,tersekat hati ini karenanya,
Begitu polosnya anak ini menanti dambaan perutnya.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.