Mak … pak……nasi….nasi…….
Posted by distafana pada Oktober 21, 2011
Malampun belum larut banget,
Ketika mobil ini meluncur perlahan,
Menyusuri jalan di pinggir metropolitan,
Menerobos silauan lampu motor,
Yang berseliweran tak menentu,
Menepiskan dinginnya malam,
Dari pendingin udara yang berdesis.
Mata telanjang inipun bekerja,
Mencari sosok-sosok yang telah terpatri,
Menentukan insan yang cocok,
Untuk sekedar berbagi kenyamanan,
Untuk bersama menanggung nasib baik,
Menata kedamaian dalam fisik,
Dilengkapi dengan mata hati yang murni.
Ketika kelokan jalan itu terlampaui,
Menjelang lampu tiga warna,
Yang setia bekerja bergantian,
Maka delta beton itupun jadi labuhannya.
Sekelebat jendela dibuka,
Memanggil bocah kecil kumuh,
Yang sedang menunggu hati yang budi,
Sejak sang surya masih gagah menantang.
Saat bungkusan itu terjulur,
Serentak suara polos dan bahagia itu muncul,
Memanggil bapak ibunya di kejauhan,
Mak… Pak… Nasi ….nasi…..
Hmmm,tersekat hati ini karenanya,
Begitu polosnya anak ini menanti dambaan perutnya.