Catatan R O M O P O N G

  • SELAMAT DATANG

    Buat pengunjung, saya ucapkan selamat datang di blog ini. Silakan membaca dan semoga bermanfaat. Terima kasih atas kunjungannya.
  • Meta

  •  

    Februari 2011
    S S R K J S M
    « Des   Apr »
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    28  
  • Nusantara I (Koes Plus)

    Kuharap kau tidak akan cemburu. Melihat hidupku. Hidupku bebas selalu kawanku. Tiada yang memburu, o..oo..ooo. Di Nusantara yang indah rumahku. Kamu harus tahu. Tanah permata tak kenal kecewa. Di khatulistiwa. Reff: Hutannya lebat seperti rambutku. Gunungnya tinggi seperti hatiku. Lautnya luas seperti jiwaku. Alamnya ramah seperti senyumku.
  • Sumber Daya Manusia

    Karyawan akan jauh lebih reseptif terhadap penghargaan formal -- yaitu program-program perusahaan -- jika mereka percaya bahwa perusahaan benar-benar peduli terhadap mereka yang diwujudkan dalam perilaku sehari-hari.
  • Bertemu dengan manajemen puncak merupakan hal yang sangat penting agar dapat merasakan bagaimana persepsi karyawan tentang perusahaan, dan bagaimana mereka memandang dirinya sendiri. Bila karyawan tahu bahwa para pengambil keputusan dengan mudah dapat ditemui, mereka merasa lebih berharga. Menciptakan suasana dimana semua jajaran mengetahui apa yang kita lakukan adalah sesuatu yang berharga.
  • Kenali (dan ucapkan terima kasih) mereka yang menghargai orang lain. Pastikan menjadikan semua karyawan sebagai pahlawan merupakan prinsip penting dalam departemen anda.
  • Berlangganan

  • Halaman

  • Blog Stats

    • 7,591 hits
  • Arsip

  • Kategori

  • Komentar Terakhir

  • Tulisan Teratas

  • Ucapan-ucapan yang baik

    Apa yang kita pungut dari kehidupan ini adalah yang kita tanam - HILLARD
  • Yang mati bukan saja di dalam kubur, tetapi juga orang hidup dengan semangat terkubur - HUKAMA
  • Berhati-hati adalah anak sulung dari kebijaksanaan - HUGO
  • Barang siapa takut menghadapi kesukaran selamanya tidak akan maju - HORNE
  • Pikirkan dengan masak apa yang hendak anda katakan pada orang lain- HORATIUS

Kampung Valve

Posted by distafana pada Februari 13, 2011

Apa yang ada dalam pikiran anda, para pembaca blog-ku yang budiman, bila mendengar kata KAMPUNGAN?

He he bisa bermacam-macam ya pendapat kita, tetapi agaknya anda bisa setuju bila saya katakan bahwa sebagian besar dari kita akan selalu mempersepsikan kata KAMPUNGAN sebagai suatu kata yang merujuk kepada sikap-sikap terbelakang, tidak tahu tata-krama dan sebagainya. Apakah betul?

Kata dasar kampungan adalah kampung. Sedang  asal kata kampung sendiri ada kemungkinan diambil dari bahasa Portugis, CAMPO yang artinya tempat perkemahan. Kalau kita lihat di om Wiki(pedia), maka ada beberapa definisi terhadap kata kampung, yaitu:

  • suatu daerah, di mana terdapat beberapa rumah atau keluarga yang bertempat tinggal di sana
  • daerah tempat tinggal warga menengah ke bawah di daerah kota
  • nama alternative untuk desa/kelurahan yang merupakan satuan pembagian administrative daerah yang terkecil di bawah kecamatan. Kampung sebagai sinonim dari istilah desa ini dipakai di beberapa daerah, seperti di Papua dan Kalimantan Timur. Sebuah kampung dipimpin oleh seorang Kepala Kampung, sinonim dari Kades.
  • nama alternative untuk dusun/banjar/padukuhan/rukun kampong (RK)/anak kampong, yang semua itu merupakan bagian dari sebuah desa/kelurahan. Kampung sebagai sinonim dari dusun ini dipakai di Jawa, Nusa Tenggara Barat dan tempat-tempat tertentu.

Jadi memang kelihatannya kata kampung itu menunjukkan bahwa kelas atau peradaban kampung berbeda dengan kota. Kampung pasti tidak semegah, seramai, sehebat, semaju, segemerlap kota. Kata lainnya adalah KAMPUNG itu lebih terbelakang dibandingkan dengan KOTA. Jadi betul ya penggunaan kata kampungan untuk hal-hal yang tidak sebagaimana mestinya, menurut pandangan kota tentunya. He he, gak usah dibahas itu.

Sebenarnya banyak sekali daerah yang memakai kata kampung dan terkenal dari dulu sampai sekarang. Di Jakarta kita bisa tahu beberapa daerah yang memakai (dengan bangga) kata kampung. Kampung Makassar, Kampung Melayu adalah salah duanya. Di Singapore kita juga mengetahui ada Kampung Bugis, yang terkenal itu. Di tanah Parahyangan, ada yang namanya Kampung Sampireun, dimana selalu ramai didatangi oleh orang-orang kota. Di daerahku, tempat saya biasa latihan badminton, gedung olahraganya terletak di daerah Kampung Jawa.

Jadi kalau sekarang dikatakan bahwa kampung adalah lebih terbelakang dibanding kota, ya kurang signifikan lagi ya, menurut saya. Karena di pabrik saya, ada yang namanya Kampung Valve. Ini tempat dimana berkumpul valve-valve yang besar dengan tekanan dan suhu yang tinggi. Valve-valve tersebut sangat berguna bagi operasional pabrikku, sehingga dapat menghasilkan barang yang sangat dibutuhkan oleh petani kita. Kampung Valve, kamu tentunya lebih hebat dan berguna dibanding Kota Valve.

Satu Tanggapan to “Kampung Valve”

  1. neyevas berkata

    saya pernah jalan-jalan di kampung valve kaltim 4..hehehe..kalau gak ada kampung valve bisa repot ya pak..kasian petani-petani kita..jd pengen main ke kampung valve lagi deh kapan-kapan..hehehe..:)

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.