Mimpi Jambul
Posted by distafana pada Juli 3, 2010
Jambul bukanlah seorang yang sangat terkenal,
Baik di desa tempat tinggalnya,
Apalagi buat kota metropolitan Jakarta.
Jambul bukanlah seseorang yang patut dijadikan contoh kesuksesan,
Karena dia hanya bekerja bila ada yang memintanya,
Membajak sawah sang juragan yang membayarnya harian.
Namun Jambul bukanlah tokoh dalam film kartun,
Yang begitu mudah sembuh dari sakit,
Yang begitu gampang berubah dari tangis menjadi tawa,
Yang begitu cairnya kehidupan yang dijalaninya.
Jambul adalah Jambul,
Bernama seperti itu karena bentuk rambutnya,
Walaupun diupgrade di salon ternama pun,
Rambut jambulnya itu tidak bisa hilang,
Karena memang itulah yang memberikan makna hidup,
Baginya…..
Sebelum Giring Nidji menghantarkan lagu Laskar Pelangi di udara,
Jambul telah paham apa yang dinamakan mimpi,
Jambul tahu mengapa dia harus bermimpi,
Jambul sadar akan pentingnya sebuah mimpi,
Karena mimpi itulah satu-satunya kekuatan hidupnya.
Mimpi Jambulpun tidak aneh-aneh,
Dia tidak memimpikan;
Menjadi seorang pejabat tertinggi negara,
Karena baginya kenikmatan hidup akan berkurang,
Selalu saja ada bodyguard yang mengelilinginya dimanapun juga,
Bagaimana bisa bebas nongkrong di warung pinggir jalan dengan segelas kopi utangan.
Menjadi anggota legislatif,
Karena baginya berat menanggung beban janji yang pernah diberikan kepada rakyat,
Saat mencari dukungan supaya bisa terpilih kembali,
Lagian Jambul juga takut kejatuhan bangunan kantornya nanti.
Menjadi pemain sepakbola nasional,
Yang sibuk berkompetisi karena jadwal padatnya,
Namun karena bekal ilmu beladirinya belumlah cukup,
Untuk menjaga jatidirinya nanti.
Atau,
Menjadi seorang polisi,
Yang dengan seragam gagahnya,
Namun belum kuatlah mentalnya,
Untuk menahan gempuran badai,
Baik dari luar maupun dalam.
Mimpi Jambul amatlah sederhana,
Sesederhana lipatan kertas dari anak kecil,
Untuk jadi sebuah pesawat terbang mainan.
Mimpi Jambul memang sangat mudah,
Semudah air hujan jatuh dari langit,
Di saat musim kemarau jauh di awang.
Karena Jambul sangat sadar akan mimpi,
Maka mimpinya hanyalah,
Semoga malam berikutnya dia masih bisa bermimpi.
Karena memang baginya mimpi adalah kekuatan hidupnya,
Karena Jambul bisanya mimpi bila perutnya telah terganjal.
Maka
Menarilah dan terus tertawa
Walau dunia tak seindah surga
Bersyukurlah pada Yang Kuasa
Cinta kita di dunia, selamanya
Dhanny berkata
Kalau aku teman Si Jambul akan kukatakan kepadanya : “Peluklah mimpi-mimpimu disertai do’a dan usaha, dan yakinlah Yang Maha Kuasa akan mewujudkan mimpimu “. Allah tidak akan men-sia-siakan usaha dan do’a dari hamba-hamba-NYA. Janganlah puas hanya ber-mimpi.