Pembaca tentunya sudah sangat mengenal kata reuni. Mungkin bukan hanya mengenal tetapi juga sering mengalami dan melakukannya, terutama yang sudah cukup umurnya, seperti saya ini. Diartikan secara harafiah, reuni berarti menyatukan kembali. Kenapa harus disatukan kembali, karena dulu pernah bersatu dan sekarang sudah terpisah oleh jarak, rentang waktu dan kondisi yang lain. Ada orang yang menggambarkan kalau reuni itu seperti “ngumpulke balung maneh (ind. mengumpulkan tulang kembali)”. Dengan terkumpulnya balung eh tulang-tulang ini, maka tubuh yang dulu pernah ada dapat dibentuk kembali, walaupun dengan wujud yang berbeda (pasti). Ada semacam romantisme tersendiri bila mengikuti suatu reuni. Begitu juga dengan reuni yang baru saja saya ikuti, setelah hari lebaran kemarin.
Diawali dengan berita mengenai promosi salah satu teman yang dilaunching di milis, maka tercetus ide untuk syukuran (temen itu) atas promosinya. Setelah tukar menukar informasi tentang rencana cuti, dines atau ijin, Baca entri selengkapnya »