Catatan R O M O P O N G

  • SELAMAT DATANG

    Buat pengunjung, saya ucapkan selamat datang di blog ini. Silakan membaca dan semoga bermanfaat. Terima kasih atas kunjungannya.
  • Meta

  • September 2008
    S S R K J S M
    « Agu   Okt »
    1234567
    891011121314
    15161718192021
    22232425262728
    2930  
  • Nusantara I (Koes Plus)

    Kuharap kau tidak akan cemburu. Melihat hidupku. Hidupku bebas selalu kawanku. Tiada yang memburu, o..oo..ooo. Di Nusantara yang indah rumahku. Kamu harus tahu. Tanah permata tak kenal kecewa. Di khatulistiwa. Reff: Hutannya lebat seperti rambutku. Gunungnya tinggi seperti hatiku. Lautnya luas seperti jiwaku. Alamnya ramah seperti senyumku.
  • Sumber Daya Manusia

    Karyawan akan jauh lebih reseptif terhadap penghargaan formal -- yaitu program-program perusahaan -- jika mereka percaya bahwa perusahaan benar-benar peduli terhadap mereka yang diwujudkan dalam perilaku sehari-hari.
  • Bertemu dengan manajemen puncak merupakan hal yang sangat penting agar dapat merasakan bagaimana persepsi karyawan tentang perusahaan, dan bagaimana mereka memandang dirinya sendiri. Bila karyawan tahu bahwa para pengambil keputusan dengan mudah dapat ditemui, mereka merasa lebih berharga. Menciptakan suasana dimana semua jajaran mengetahui apa yang kita lakukan adalah sesuatu yang berharga.
  • Kenali (dan ucapkan terima kasih) mereka yang menghargai orang lain. Pastikan menjadikan semua karyawan sebagai pahlawan merupakan prinsip penting dalam departemen anda.
  • Berlangganan

  • Halaman

  • Blog Stats

    • 12,992 hits
  • Arsip

  • Kategori

  • Komentar Terakhir

  • Tulisan Teratas

  • Ucapan-ucapan yang baik

    Apa yang kita pungut dari kehidupan ini adalah yang kita tanam - HILLARD
  • Yang mati bukan saja di dalam kubur, tetapi juga orang hidup dengan semangat terkubur - HUKAMA
  • Berhati-hati adalah anak sulung dari kebijaksanaan - HUGO
  • Barang siapa takut menghadapi kesukaran selamanya tidak akan maju - HORNE
  • Pikirkan dengan masak apa yang hendak anda katakan pada orang lain- HORATIUS

Konsinyering

Posted by distafana pada September 2, 2008

Saya tidak tahu kata ini berasal dari mana (sudah saya coba cari di kamus bahasa inggris, tetapi tidak ketemu), tetapi yang jelas di perusahaan kami sering menggunakan atau tepatnya melaksanakan.  Apabila kita mempunyai suatu proyek/kegiatan yang memerlukan waktu khusus untuk membahas persiapan, pembuatan dokumen atau hal lain, maka dilakukanlah konsinyering kepada personel yang terlibat. Orang-orang yang terlibat itu dikumpulkan dalam suatu tempat dan waktu tertentu, yang jauh dari kegiatan sehari-harinya, dan bekerja untuk menyelesaikan pekerjaan yang berhubungan dengan proyek/kegiatan tersebut. Maksud kenapa dipilih tempat dan waktu yang khusus, agar supaya tidak terganggu dengan pekerjaan rutin harian sehingga kegiatan/proyek tersebut dapat selesai tepat waktu.

Baru-baru ini saya baru saja selesai menjalani konsinyering (selama satu minggu) untuk membuat suatu dokumen untuk suatu proyek (besar). Tempat konsinyering tidak jauh-jauh dari lokasi kerja, bahkan masih dalam satu kompleks. Dari pagi sampai malam, kita berkumpul untuk berdiskusi. Mencari skema yang tepat untuk proyek tersebut. Kemudian dengan referensi dokumen yang sudah ada, dilakukan pembuatan dokumen yang baru sesuai dengan hasil kesepakatan atau studi kita tentang proyek yang akan dikerjakan. Banyak yang terlibat, dan terdiri dari berbagai disiplin ilmu.

Kalau mau direnungkan, maksud dan tujuan dari konsinyering ini seperti halnya orang-orang jaman dulu yang melakukan kegiatan “bertapa”, untuk mencari jawaban atas suatu persoalan, atau ingin mendapatkan kelebihan pengetahuan rohani, atau ingin mendapatkan ketrampilan jasmani. Intinya adalah mengasingkan diri dari keramaian (kehidupan sehari-hari) dan melakukan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan diri.

Saya ingat ceritanya Nagasasra dan Sabukinten-nya SH Mintaredja, yaitu saat dimana Mahesa Jenar melakukan “konsinyering” di sebuah gua untuk memperdalam ilmu kanuragan dan kebathinannya. Mahesa Jenar melakukan hal tersebut karena ingin menenteramkan hatinya yang berkecamuk karena keadaan sosialnya dan “kekalahannya” secara emosional. Berhari-hari dia melakukannya di dalam gua, sampai ketemu dengan Kebo Kanigoro (saudara seperguruan dari gurunya). Setelah latihan secara terus menerus, maka tiba waktunya Mahesa Jenar keluar dari gua lindungannya dengan jiwa dan ilmu kanuragan yang sudah berbeda jauh, lebih matang. Akhirnya Mahesa Jenar dapat mengalahkan musuh-musuhnya, baik itu musuh fisik maupun musuh kejiwaannya.

Lebih jauh, bulan ramadhan dapat dikatakan adalah bulan “konsinyering” buat saya. Satu bulan (bisa terdiri 29 atau 30 hari) dari 12 bulan yang ada dalam satu tahun, waktu dimana saya lebih mengkhususkan pada kegiatan keagamaan. Memperdalam pemahaman tentang Islam, memperbanyak amal sholeh dan amal baik. Sebenarnya secara fisik, bulan ramadhan itu sama saja dengan bulan-bulan yang lain. Ada jumlah hari, ada siang, ada malam dan lainnya. Namun yang sangat membedakan adalah adanya niat untuk menjalankan kegiatan-kegiatan yang selaras dengan bulan ramadhan. Karena bulan ramadhan adalah bulan suci, bulan dimana pintu surga dibuka selebar-lebarnya dan para setan dibelenggu. Bulan dimana begitu banyak berkah dan kenikmatan yang diberikan oleh Allah SWT.

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: